• Jl. By Pass Ngurah rai
  • (0361) 720498, WA Center +6285826262022
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
39 dilihat       11 Maret 2026

Kegigihan Petani Subak Pangkung Jajang Jembrana Mampu Tanam Padi Hingga Empat Kali Setahun

Jembrana, 10 Maret 2026 – Tanam padi empat kali setahun ternyata bukan isapan jempol belaka. Bagi beberapa petani Subak Pangkung Jajang, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, menanam dengan bantuan irigasi perpompaan, pengaturan waktu tanam, penggunaan varietas unggul dan pengelolaan lahan yang tepat mereka mampu menanam padi empat kali dalam setahun.
 
Gede Riasa, Pekaseh Subak Pangkung Jajang mengaku semenjak menggunakan irigasi perpompaan sumur bor dangkal tahun lalu beberapa anggota subaknya berhasil menanam empat kali dalam setahun. Meskipun tidak setiap tahun bisa empat kali, karena faktor umur padi. Di tahun 2025 untuk penanaman empat kali setahun tanam pertama dilakukan bulan Januari, kedua bulan April selanjutnya bulan Agustus dan yang terakhir bulan Desember. “Saat ini baru 4 hektar lahan bisa melakukan tanam empat kali, rencananya tahun 2026 ini bertambah menjadi 4 hektar lagi dari 35 hektar luas lahan subak. Kami selaku pekaseh berharap ke depan lebih banyak lagi anggota subak kami yang bisa menanam empat kali dalam setahun. Karena itu kami sangat mengharapkan bantuan pemerintah berupa tambahan irigasi perpompaan sumur bor dangkal seperti ini ”, ungkapnya.
 
Terkait produktivitas padinya, Riasa mengaku tidak ada kendala. Produktivitas padinya tetap tinggi, paling rendah produksi padinya mencapai 7 ton per hektar Gabah Kering Panen (GKP) meskipun empat kali tanam. karena petani Subak Pangkung Jajang selalu memperhatikan kesuburan lahan dengan penambahan pupuk organik dan kapur pertanian.
 
Sementara itu Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bali (BRMP Bali) dalam kunjungannya bersama tim ke Subak Pangkung Jajang yang turut dihadiri Kepala Bidang Pertanian, Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten Jembrana, Penyuluh Kabupaten, Koordinator dan Penyuluh BPP Melaya dan POPT Jembrana menyampaikan apresiasinya atas kegigihan petani sehingga mampu menanam padi empat kali dalam setahun. “Memang dengan kondisi saat ini, dimana lahan pertanian yang semakin sempit salah satu cara meningkatkan produksi padi adalah dengan peningkatan IP. Catatan kami untuk bisa menanam 3-4 kali dalam setahun ada beberapa faktor yang perlu mendapat perhatian antara lain manajemen irigasinya, varietas benih genjah, pengaturan waktu tanam dan panen, dan yang terpenting kesuburan lahan harus tetap terjaga” ujarnya.
 
Kepada BRMP Bali juga berterima kasih atas kerja keras Penyuluh Pertanian yang telah mendampingi petani dengan baik dan sepenuh hati. “Semoga ke depan semakin banyak petani yang terinspirasi dengan kegigihan petani di Subak Pangkung Jajang sehingga Swasembada Pangan yang telah tercapai dapat dipertahankan. Ke depan jika ada kendala ataupun kebutuhan petani Subak Pangkung Jajang atau subak lainnya di Jembrana agar segera menyampaikan atau mengusulkan kepada penyuluh pendamping atau ke Dinas Pertanian sehingga segera kita dapat carikan solusi”, ujarnya.
Prev Next

- Admin


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    PM-AAS Berhasil Tingkatkan Hasil Panen di Subang
    31 Mar 2026 - By Admin
  • Thumb
    Transformasi Pertanian Menuju Smart Farming Melalui Pemanfaatan Alsintan
    30 Mar 2026 - By Admin
  • Thumb
    STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PANEN BENIH PADI BERSERTIFIKAT
    30 Mar 2026 - By Admin
  • Thumb
    Percepat Usulan CPCL BRMP Bali Gelar Rapat Koordinasi dengan Penyuluh dan Dinas Terkait
    30 Mar 2026 - By Admin
  • Thumb
    STANDAR PANEN BUAH KOPI UNTUK MENINGKATKAN KWALITAS MUTU GREEN BEANS YANG DIHASILKAN
    30 Mar 2026 - By Admin

tags

bali maju brmp bali info pertanian bali ip400 irigasi perpompaan jembrana kementan ketahanan pangan melaya padi sawah penyuluh pertanian petani sukses subak pangkung jajang swasembada pangan

Kontak

(0361) 720498, WA Center +6285826262022
(0361) 720498
[email protected]

JL. By Pass Ngurah Rai Gang Pertanian Nomor 1A Pesanggaran, Denpasar Selatan, kota Denpasar 80222, Bali Indonesia

 

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bali. All Right Reserved